Sekitar 100 tunawisma di Singapura mendaftar untuk penampungan sementara

Sekitar 100 tunawisma di Singapura mendaftar untuk penampungan sementara

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

semrawut Iklan –

Singapura — Laporan 3 Desember di straitstimes. com (ST) menyatakan bahwa tempat penampungan sementara di seluruh negeri sekarang beberapa besar dalam kapasitas maksimum. Dia menambahkan bahwa sekitar 100 tunawisma masuk daftar tunggu untuk mendapatkan akomodasi, yang sebagian dapat dikaitkan dengan kejatuhan ekonomi pandemi.

Tempat penampungan tatkala ini dikenal dengan Safe Sound Sleeping Places (S3Ps), yang menganjurkan perlindungan jangka pendek bagi mereka yang membutuhkan. Mereka dikelola sebab agama dan kelompok komunitas serta biasanya ditemukan di lokasi kelompok ini.

Namun karena permintaan meningkat dan jumlah sebenarnya dari tempat penampungan sementara telah menurun, beberapa orang tunawisma dibiarkan tanpa bantuan.

Tahun lalu, sebuah studi sebab Sekolah Kebijakan Publik Lee Kuan Yew menemukan bahwa ada seribu orang tunawisma di Singapura. Total tunawisma tertinggi ditemukan di praja, dan di kabupaten Bedok serta Kallang.

Tahun ini, sesudah pandemi Covid-19 dimulai dan selama Singapura ditempatkan di bawah Pemutus Sirkuit, pembatasan diberlakukan pada layanan yang tidak penting. Ini bermanfaat semakin banyak orang yang tadinya rebah kasar yang mencari tempat berlindung. Dek kosong dan tempat lain di mana mereka biasanya mampu tidur tidak lagi dapat diakses.

– Iklan semrawut

ST mengutip juru bicara Kementerian Baik dan Pembangunan Keluarga ( MSF ) yang mengatakan, “Penurunan ekonomi juga berkontribusi pada jumlah tunawisma, yang mungkin menghadapi kehilangan pekerjaan dan mungkin tidak lagi berkecukupan membeli pasar terbuka. tarif sewa, serta ketegangan antara keluarga atau rekan penyewa. "

Menurut badan amal Homeless Hearts of Singapore, beberapa orang menjadi tunawisma karena kurangnya kesempatan untuk bolak-balik dari Johor Baru ataupun Batam, karena perjalanan juga dibatasi.

Juru cakap MSF menambahkan, " S3P adalah akomodasi sementara sementara yang dijalankan oleh mitra komunitas yang telah memanfaatkan tempat mereka, sebagian luhur di tempat keagamaan, untuk menyimpan tempat menginap bagi orang dengan tidur nyenyak karena niat baik, "

& sementara ada lebih dari empat puluh S3P selama Pemutus Sirkuit, hanya 21 yang tersisa sebab yang lain melanjutkan aktivitas sehari-hari.

21 S3P tersebut dapat menampung 560 orang, tetapi sebagian besar slot yang ada terisi. Pada pertengahan November, kira-kira 100 orang masuk daftar nanti untuk mendapatkan slot. Sisa ruang yang tersedia sudah dijadwalkan untuk mereka yang pendaftarannya tertunda.

Lebih dari 800 tunawisma dan penyintas telah menyambut dukungan sejak April dari jaringan Partners Engaging and Empowering Rough Sleepers (Peers), lembaga layanan sosial, mitra komunitas lainnya, dan MSF, tambah ST. – / TISG

Baca serupa: Tunawisma di masa Covid-19

Tunawisma dalam masa Covid-19

Silakan ikuti dan sukai kami:

fb-share-icon
Tweet
Share
kirim ke reddit

– Iklan –